BKKBN Sosialisasi Pendataan Keluarga 2020 di Daerah

Bengkulu,IPKB – Menyonsong kegiatan lima tahunan ” Pendataan Keluarga ” (PK) tahun 2020 oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada Juni mendatang. Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu mulai sosialisasikan ke tingkat kabupaten/kota. Sosialisasi yang melibatkan sejumlah petugas keluarga berencana (PKB) di tingkat daerah itu guna pelaksanaan PK 2020 berjalan dengan baik dan benar dan tersedianya data kependudukan yang akurat.

Dilakukannya sosialisasi PK kepada sejumlah tenaga PKB di daerah untuk memberikan petunjuk proses pendataan keluarga 2020 kepada mitra organisasi perangkat daerah (OPD) KB tingkat kabupaten/kota. Dengan adanya hal itu diharapkan adanya kebijakan dalam pelaksanaan PK 2020 oleh pemangku kepentingan dan pengelola data dalam rangka meningkatkan kualitas data keluarga yang dihasilkan PK 2020, kata Kepala Bidang Advokasi dan Penggerakan Informasi (ADPIN) Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Drs. Zainin kepada wartawan di Bengkulu baru-baru ini.

“Kita mulai sosialisasikan PK 2020 di Kabupaten Bengkulu tengah dan Lebong, Provinsi Bengkulu pada pekan ke-dua Maret, dan sebelum Juni kegiatan itu rampung dilaksanakan”.

Dikatakan Zainin, pendataan keluarga menjadi kegiatan yang amat penting bagi pemerintah dan pemerintah daerah dalam menyediakan basis data keluarga untuk mengintervensi pelaksanaan program Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Banggakencana) dan program lainnya.

Pada pelaksanaan PK, kata Zainin, selain menyajikan data keluarga, juga menghasilkan data individu yang memuat by name by address yang menyajikan peta sasaran program dari tingkat pusat hingga daerah, ujarnya.

Drs. Zainin, Kepala Bidang ADPIN Pwk, BKKBN Prov, Bengkulu

Basis data hasil PK 2020, menyajikan juga profil pasangan usia subur (PUS), keluarga dengan balita, keluarga dengan remaja, lansia yang selama ini kurang tersedia dengan lengkap. melalui PK 2020 diharapkan menghasilkan data keluarga Indonesia yang akurat dan lengkap sehingga dapat menjadikan peta pelaksanaan program pembangunan kependudukan, harap Zainin.

Ia menambahkan, melalui PK itu, diharapkan juga menghasilkan data yang berkualitas. Karena pada pelaksanaan PK tersebut dilakukan dengan proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, penyimpanan dan serta pemanfaataan data dan informasi kependudukan dan keluarga. PK tahun ini selain lakukan pendataan data basis keluarga, juga akan menghasilkan indeks pembangunan keluarga (IPK).
IPK merupakan ukuran keberhasilan pembangunan keluarga dalam mewujudkan keluarga berkualitas. Yang menyangkut tiga dimensi dasar yaitu ketentraman, kemandirian dan kesejahteraan, ujar Zainin.

menyoal berapa pentiangnya sosialisasi PK di daerah itu, ia menegaskan bahwa hal itu diperlukan huna mendapatkan dukungan semua pihak baik tingkat daerah, kabupaten/kota maupun tingkat provinsi. Melalaui dukungan pemerintah dan pelaku PK maka akan menghasilkan data yang akurat,valid dan relevan dengan kondisi kependudukan dan pembangunan era ini, akhiri Zainin.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Data dan Informasi (Datin) perwakilan BKKBN Bengkulu Agus Veriansyah Dalimunthe, S.Kom menambahkan, dalam rangka mensukseskan PK 2020 di daerah itu, pihaknya menggelar sosialisasi ke daerah. Dengan menyasar sebagai peserta sosialisasi perangkat OPD KB kabupaten/kota dan PKB di sejumlah daerah, ujarnya.

“Kita laksanakan sosialisasi PK 2020 mulai di Kabupaten Bengkulu Tengah dan Kabupaten Lebong, Provinmsi Bengkulu, yang dilangsung pada Kamis, 19/3/2020”.

Pada pelaskanaan PK 2020 pada Juni mendatang akan melibatkan PKB di wilayah kerjanya untuk lebih mempermudah pelaksanaan dan menghasilkan data yang akurat dan valid, ujar Agus.

Sosialisasi PK 2020 yang berlangsung disejumlah daerah kabupaten/kota itu melibatkan sebanyak 180 orang PKB yang tersebar di sejumlah daerah kabupaten/kota, demikian Agus. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *