Pemkab Kaur Pastikan KB Tetap Berjalan Tengah Pandemi

   Pelayanan KB keliling di Kabupaten Kaur, Rabu,13/5 (Foto KIE/ Idris)

Bengkulu, IPKB – Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) setempat memastikan pelaksanaan program Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di wilayah itu tetap berjalan kendati ditengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) melalui bhakti sosial.

Bhakti sosial masa pandemi covid-19, DP2KBP3A bersama mitra kerja menggelar pelayanan keliling program KB dengan menyalurkan pil KB dan kondom kepada akseptor aktif guna mencegah droup out atau putus pakai kontrasepsi.

Pencegahan putus pakai tengah pandemi corona itu merupakan upaya untuk menunda kelahiran dampak pandemi virus. Sebab, diyakini peserta KB yang habis masa pakai amat memerlukan kontrasepsi agar tidak terjadinya kehamilan.

Hal itu disampaikan Kepala DP2KBP3A Kabupaten Kaur, Bengkulu Rohina, M.Si kepada wartawan di Kota Bintuhan, Kaur diselah pelayanan keliling yang menyasar delapan desa di dua kecamatan, Kecamatan Kaur Selatan dan Kecamatan Tetap, ujarnya, Rabu,13/5.

     PKB Kab. Kaur serahkan pil KB kepada  PPKBD, Rabu, 13/5 ( Foto KIE/Idris)

Hadir pada pelayanan KB keliling itu, selain Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Ir. Rusman Efendi, MM, juga beberapa pejabat eselon III di lingkungan BKKBN, Kepala Bidang Advokasi dan Penggerakan Informasi (ADPIN), Kepala Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KB-KR) dan didampingi beberapa eselon IV.

Dikatakan Rohina, pada masa pandemi, penghujung April lalu pihaknya telah menggelar bhaksos dengan pelayanan KB dan sosialisasi program Bangga Kencana di Kecamatan Luas. Dan akan
berlangsung kegiatan yang sama di wilayah kecamatan lainnya, sehingga dapat dirasakan masyarakat di sejumlah desa di daerah itu.

Untuk diketahui, Kabupaten Kaur terdapat sebanyak 28.185 pasangan usia subur (PUS) yang tersebar pada 195 desa di 11 kecamatan. Melalui kegiatan itu dapat meraih target tahun ini, ujarnya. Berdasarkan, perkiraan permintaan masyarakat (PPM) 2020 peserta KB baru di Kaur mencapai 4.470, dan 18.549 peserta akatif tahun ini.

Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Kaur Helmi Suanda,S.Sos menyebutkan, pelaksanaan program KB pada pertengahan Mei baru ini menggelar pelayanan keliling di wilayah kecamatan Tetap, dan Kaur Selatan. Dengan melayani sebanyak 98 akseptor, kata Helmi,

” Di Kecamatan Kaur Selatan dengan melayani 70 peserta, terdapat pengguna implant dan suntik masing-masing sebanyak 11 akseptor, pil 32 peserta dan kondom 16. Sementara pelayanan di
Kecamatan Tetap, sebanyak empat peserta implant, suntik 12, kondom dua peserta dan pil sebanyak 10 akseptor “.

Ditambahkan Helmi, bhaksos yang berlangsung itu atas kerjasama dengan organisasi profesi bidan, yakni PC IBI tingkat kabupaten, selain pelayanan kontrasepsi, bhaksos juga memberikan edukasi atau penyuluhan program KB serta sosialisasi pencegahan covid-19 bagi masyarakat di daerah itu, demikian Helmi. (rs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *