Kampung KB Percontohan di Empat Kabupaten di Evaluasi

Bengkulu, IPKB – Kampung KB di Provinsi Bengkulu terdapat sebanyak 258 desa/kelurahan yang tersebar disejumlah daerah kabupaten/kota di daerah itu. Dari kampung KB sebanyak itu terdapat 10 kampung kategori percontohan. Agar sejalan dengan tujuan dari kampung tersebut maka Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) evaluasi kampung KB percontohan.

Sosialisasi Fungsi Fungsi Keluarga di Kampung KB Percontohan di Bengkulu, ( Foto Idris)

Tahap awal di evaluasi kampung KB percontohan di empat daerah kabupaten, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu Utara, Kabupaten Kaur, dan Kabupaten Mukomuko. Hal itu bertujuan untuk
mendapatkan masukan dan data terkait program kampung KB. Selain itu, dalam evaluasi dan monitoring tersebut gelar sosialisasi tentang fungsi keluarga dan penerapannya didalam kehidupan
masyarakat di wilayah kampung KB.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pengendalian Penduduk (Dalduk) Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Drs. Agus Supardi kepad awartawan di kantornya baru ini.

Dikatakan Agus, padadasarnya evaluasi itu untuk menggali informasi pelaksanaan prgram kampung tersebut. Agar dapat memperbaiki kinerja program yang sesuai dengan tujuan berdirinya kampung KB, ujar Agus.

Secara umum, tujuan dibentuknya Kampung KB ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui pelaksanaan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (bangga Kencana) serta pembangunan sektor terkait lainnya dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas.

Hasil evaluasi dan monitoring terhadap pelaksanaan program kampung KB dapat menjadikan rujukan atau reffrensi pemerintah daerah melalui instansi terkait dalam mengintegrasikan kebijakan dan anggaran, ujarnya.

Secara terpisah Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Ir. Rusman Efendi, MM menyebutkan, evaluasi terhadap program kampung KB di Bengkulu telah dilakukan beberapa waktu lalu dengan tujuan untuki mengetahui kondisi kehiduoan masyarakat setempat setelah adanya kampung KB di wilayahnya.

Dengan adanya evaluasi dan monitoring itu dapat memperbaiki kinerja program tersebut. Sehingga mampu meningkatkan sinergitas lintas sektor terkait, kata Rusman.

“Secara umum Kampung KB bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana (Bangga Kencana), serta pembangunan di berbagai sektor, dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas,” ujarnya.

Kampung KB di bentuk dalam upaya penyelesaian masalah kependudukan di tingkat desa. Masih banyak desa yang tertinggal di Indonesia, dengan sebagian kecil masih hidup dibawah garis kemiskinan dan tingginya tingkat kelahiran anak secara nasional, diperlukan komitmen bersama antar seluruh komponen bangsa dengan pendekatan berbasis keluarga dan mengutamakan partisipasi aktif masyarakat. Terkait hal ini BKKBN mendapat amanat dari Presiden selaku yang melaksanakan tugas pengendalian penduduk, menyelenggarakan keluarga berencana dan pembangunan keluarga sekaligus mengambil bagian penyelesaian masalah bangsa melalui pendekatan keluarga untuk dapat mencanangkan Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB), akhiri Rusman. (rs)

 

2 tanggapan untuk “Kampung KB Percontohan di Empat Kabupaten di Evaluasi

  • 23/06/2020 pada 18:13
    Permalink

    Kp KB adalah merupakan kampung yg memenuhi beberapa aspek keterbelakangan di Banding kan dg kampung2 yg lain : jbaik.: D RUUumlah pelayaan.

    Balas
    • 24/06/2020 pada 08:36
      Permalink

      Mogah menginspirasi semua

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *