Rusman : Bangga Kencana 2021 Targetkan Lima Sasaran Besar

Kepala Pwk BKKBN Prov. Bengkulu Ir. Rusman Efemdi., MM

Bengkulu, IPKB – Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Provinsi Bengkulu Ir. Rusman Efendi., MM menyebutkan, pada 2021 tahun ini BKKBN menetapkan target lima point sasaran besar Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana ( Bangga Kencana ).

Terget atau sasaran kerja itu yaitu menurunkan angka kelahiran total ( total fertility rate ) sebesar 2,21 anak lahir per wanita selama masa subur. Menurunkan angka kelahiran pada kelompok remaja usia 15-19 tahun 36/1000 kelahiran. Meningkatkan prevalensi pemakaian kontrasepsi moder menjadi 65,49 persen. Menurunkan angka unmet need atau kebutuhan ber-KB yang tidak terpenuhi menjadi 7,01 persen. Meningkatkan media usia kawin pertama perempuan pada usia 21 tahun, dan meningkatkan indeks pembangunan keluarga.

Hal itu disebutkan Rusman Efendi dalam laporan pada Rapat Koordinasi Daerah ( Rakorda ) dan Rapat Koordinasi Teknis ( Rakornis ) Program Bangga Kencana secara hibrid meeting di ruang belajar Balai Pelatihan dan Pengembangan ( Balatbang ) BKKBN Bengkulu, Kamis,25/3.

Rapat yang berlangsung dengan metode hibryd meeting itu dihadiri Wakil Gubernu Bengkulu Dr. H Rosjonsyah, Pelaksana tugas ( Plt ) Deputi Bidang Advokasi dan Penggerakan Informasi ( ADPIN ) BKKBN RI Dr. Listya Wardani, serta sejumlah kepala lembaga mitra kerja di Bengkulu.

Disebut Rusman, perlunya penetapan sasaran kerja itu untuk meningikatkan kinerja tahun sebelumnya yang belum tercapai. Pada 2020 lalu angka kelahiran total pada kelompok umur 19-49 masih sebesar 2,44 anak per Wanita Usia Subur ( WUS ), unmet need masih pada angka 10,5 persen, dan kesertaan ber-KB dengan kontrasepsi moder baru mencapai 62,3 persen.

Melalui rakorda dan rakornis bersama mitra kerja dapat mengejar sasaran yang telah disepakati sehingga mampu mencapai sasaran dari rencana pembangunaan jangka menengah nasional ( RPJMN ) 2020 – 2024, ujarnya.

Ia mengatakan, program Bangga Kencana kedepan memiliki tantangan yang besar, mengingat struktur penduduk yang didominasi kelompok usia muda. Penduduk Provinsi Bengkulu ( 2020 ) mencapai 2.010.670 jiwa. Dengan klasifikasi generasi zillenial yang penduduk berusia 8 – 23 tahun mencapai 28,34 persen, dan generasi millenial ( 24 – 39 tahun ) sebesar 26,66 persen, dan penduduk post generasi ( usia 7 tahun ) pada 2020 ini yang mencapai 11,38 persen.

BKKBN melalui UU Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga. BBKBN memiliki peran meningkatkan ketahanan keluarga. Dalam hal menghadapi kelompok umur usai muda itu BKKBN mengintervensi program ketahanan keluraga balita, remaja dengan mengedukasi masyarakat/keluarga melalui intervensi sensitif dengan 1000 hari pertama kehidupan ( HPK ) dan pembinaan keluarga remaja, melalui pusat informasi konseling remaja ( PIK-R ) dan Generasi Berencna ( GenRe ), demikian Rusman. ( rs )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *