Pendataan Keluarga, Pemkab Kaur Turunkan Ratusan Kader KB

Bengkulu, IPKB – Pendataan Keluarga ( PK ) adalah agenda lima tahunan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) bertujuan untuk mendapatkan potret keluarga Indonesia. Yang dapat dijadikan sebagai peta atau petunjuk arah pelaksanaan pembangunan penduduk yang berkualitas. Pada 2021 BKKBN kembali menggelar pendataan keluarga ( PK ) yang secara serentak diseluruh daerah di tanah air sejak 01 April – 31 Mei 2021 yang melibatkan tenaga kader KB desa.

Pemerintah Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu libatkan ratusan tenaga pendata unsur kader KB desa yang tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Bumi Sease Seijean, kata Ketua Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana ( IPeKB ) Kabupaten Kaur, Helmi Suanda, S.Sos kepada wartawan melalui seluler di Bengkulu.

” Sebanyak 311 kader KB di Kabupaten Kaur, tersebar di 15 kecamatan, itu akan menyasar sebanyak 37.166 kepala keluarga ( KK ), selain kader juga melibatkan tenaga supervisor sebanyak 195 orang “.

Ia mengatakan, untuk mensukseskan PK 2021, pemerintah kabupaten Kaur melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana ( DP3APPKB ) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu telah sosialisasikaan pada kader dan supervisor sebagai tenaga pendata.

Sosialisasi PK 2021 di Kabupaten Kaur telah berlangsung sejak 17 – 30 Maret 2021 yang berlangsung di 15 kecamatan, hal itu guna mendukung keberhasilan pendataan yang dapat membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, katanya.

Ia mengharapkan, agar masyarakat dan tenaga pendata untuk dapat mensukseskan dengan mendapatkan data yang valid, dan kepada masyarakat atau keluarga untuk memberikan informasi data yang benar sehingga mendapatkan data secara mikro, harap Helmi.

Sementara itu, secara terpisah Sub Koordinator Bidang Data dan Informasi ( Datin ) Agus Feriansyah Dalimuthe, S. Kom menambahkan, pada pendataan tahun ini libatkan 5.188 kader KB desa yang tersebar di 1.500 desa.

Untuk secara keselurhan, tenaga pendata yang terlibat untuk menyajikan data keluarga by name by address. BKKBN juga turunkan seribu lebih tenaga supervisor dan manager pengelola, baik tingkat kecamatan, hingga tingkat desa, ” kata Agus.

Dengan kesiapan yang ada diharapkan mampu menyajikan data keluarga secara mikro. Sehingga mendapatkan data yang bermanfaat dalam berbagai aspek pembangunan, demikian Agus. ( rs )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *