Sekda Kaur : KB Dapat Atasi Risiko Stunting

Bengkulu, IPKB – Sekretaris Daerah ( Sekda) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Dr. Ersan Syafiri., MM mengajak segenap masyarakat di daerah itu untuk menjadikan program Keluarga Berencana ( KB) sebagai kebutuhan dasar dalam strategi meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia ( SDM).

Untuk terwujudnya SDM yang berkualitas itu dapat melalui perencaan yang tepat dalam keluarga, merencanakan usia ideal menikah, rencana jumlah anak dalam keluarga sehingga tumbuh daya beli atau ekonomi keluarga yang mapan.

Sekda Kab, Kaur, Bengkulu dr. Ersan Syfiri, saat sambutan sosialisasi Penguatan PK 2021 bersama mitra kerja BKKBN ( Phot AKIE )

Dengan program KB juga akan meningkatkan kesehatan keluarga, dan masyarakat. ” KB juga tepat digaungkan dalam menekan risiko stunting.

Hal itu disampaikan Sekda Kabupaten Kaur Dr. Ersan Syafiri., MM dalam sambutannya pada sosialisasi ” Penguatan Pendataan Keluarga Bagi Kelompok Sasaran Bangga Kencana Bersama Mitra Kerja Komisi IX DPR RI di Desa Tanjung Betah, Kecamatan Nasal, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Senin, 13/9.

Ia mengatakan, sosialiasi program pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana ( Bangga Kencana) merupakan strategi ampuh dalam mempercepat keberhasilan pembangunan kependudukan di wilayah perdesaan.

Pasalnya, menurut Ersan, sosialis merupakan media bagi pemerintah dalam mendekatkan program kepada masyarakat, ujarnya.

Hadir bersama Anggota Komisi IX DPR RI Elva Hartati, S. IP., MM, Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu Ir. Rusman Efendi., MM, dalam sosialisasi program Bangga Kecana di wilayah Kecamatan Nasal sebagai daerah perbatasan itu, Wakil Ketua II DPRD Kaur Juraidi, serta sejumlah pejabat pemerintahan kecamatan dan desa.

Sehingga ia meyakini dengan sosialiasi yang berkesinambungan akan memacu pertumbuhan ekonomi keluarga di desa, karena KB tidak hanya bergerak pada bidang kontrasepsi, namun lebih pada peningkatan keluarga yang berketahanan, ujarnya.

Ia mengimbau kepada pemerintah untuk meningkatkan intensitas edukasi kepada masyarakat desa, sehingga nantinya desa menjadi bagian utama penopang berhasilnya pembangunan nasional.

” Sosialisasi ini juga mempercepat keberhasilan program KB dalam meningkatkan kesrtaan KB dan kualitas SDM “.

Kepada masyarakat, ia mengimbau agar menyampaikan informasi yang benar kepada petugas pendaan keluarga yang dilakukan BKKBN, karena melalui data yang benar maka data kependudukan itu awal dari penentu kebijakan dimasa datang, demikian Ersan. ( rs)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *