Depan > Index Berita > WIDATI: PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN PERLU KETAHANAN KELUARGA
WIDATI: PEMBANGUNAN KEPENDUDUKAN PERLU KETAHANAN KELUARGA
Rabu, 2 Januari 2013

widati.jpg
             Widati

PALANGKARAYA, IPKB BENGKULU-Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan kependudukan perlu diawali dengan pelaksanaan program ketahanan keluarga.
"Ketahanan keluarga dapat dilakukan melalui pembinaan balita, remaja, lansia serta pembangunan ekonomi kerakyatan" kata Widati di Palangkaraya saat berkunjung ke BKKBN Kalimantan Tengah baru ini.
Ia mengatakan, pembangunan kependudukan yang telah diamanatkan dalam UU No.52 tahun 2009 tentang Perkebangan dan Pembangunan Keluarga yang bertujuan untuk meningkakan kesejahteraan masyarakat. Melalui pelaksanaan program kependudukan maka dapat tercipta keluarga yang sejahtera, hal itu telah diamanatkan dalam UUD 45 dan Pancasila,ujarnya.
Widati menambahkan, langkah percepat terwujudnya pembangunan kependudukan itu perlu dukungan semua elemen baik pemerintah maupun lembaga non pemerintah. Terlebih peran media massa untuk mensosialisasikan program nasional tersebut.
Media memegang peranan penting sebagai penyebaran informasi dalam pengaturan kependudukan. Karena itu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) di berbagai provinsi membangun jaringan dan kerjasama dengan media lokal setempat untuk menyosialisasikan program-program kependudukan dan keluarga berencana (KB).
Terkait kerjasama tersebut, BKKBN Perwakilan Bengkulu pun melakukan studi banding dan kunjungan kerja ke Kalteng.
Menurut Widati, studi banding itu selain untuk melihat Program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KB) di Kalteng, juga melihat melihat sejauh mana kerjasama yang ada dengan media setempat. Sekaligus sebagai kunjungan balasan BKKBN Provinsi Kalteng ke Bengkulu tahun 2011 lalu, ucap Widati saat berbincang-bincang dalam suasana informal saat bertandang ke Gedung Biru Kalteng Pos, Kamis (27/12).
Di markas media yang dihuni awak redaksi Kalteng Pos, Palangka Ekspress dan radio KPFM rombongan dari BKKBN Bengkulu dan Kalteng diterima langsung oleh Wakil Direktur PT Kalteng Pos Press dan Pimpinan Redaksi (Pemred) Kalteng Pos Heronika A Rahan SH. Masih dalam momen yang sama Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng Kusnadi menyebut salah satu hasil studi banding BKKBN Kalteng ke Bengkulu tahun 2011 lalu adalah diterbitkannya tabloid Tingang Kencana.
Saat studi banding tahun lalu itu, BKKBN Kalteng yang kala itu masih dikomandani Beny Benu bersama sejumlah wartawan cetak dan elektronik melihat bagaimana pola kerjasama BKKBN dan media lokal setempat. Penerbitan Tingang Kencana merupakan terobosan dalam penyebaran info dan isu-isu kependudukan dan KB di Kalteng, ujarnya.
Usai melihat sebagian aksi redaksi di Kalteng Pos dan perangkat pendukung koran grup Jawa Pos ini, rombongan pun bertolak ke TVRI Kalteng. Di media penyiaran publik ini, kedua lembaga yang mengurusi soal kependudukan tersebut berdialog singkat. Tepatnya, tentang apa dan bagaimana langkah yang sudah dilakukan masing-masing lembaga terkait kerjasama dengan media lokal, bersama Kepala TVRI Kalteng Immanuel Raya.(ve/net)