Depan > Index Berita > ​Kampung KB Solusi Atasi Masalah Kependudukan
​Kampung KB Solusi Atasi Masalah Kependudukan
Senin, 13 Maret 2017

Bengkulu, IPKB -Wakil Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menilai program kampung keluarga berencana (KB) merupakan solusi pemecahan masalah kependudukan.

"Masalah kependudukan itu antara lain, pendidikan, kesehatan dan daya beli." Munculnya masalah tersebut disebabkan oleh tingginya angka pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan daya dukung dan tampung alam.

Ia mengatakan, pemerintah  Provinsi Bengkulu saat ini tengah berupaya keras menanggulangi kemiskinan dan meretaskan ketertinggalan yang  tercatat sekitar 49 persen dari 1.535 desa di Propinsi Bengkulu.

Mengingat persoalan kemiskinan dan ketertinggalan tersebut merupakan  kebutuhan mutlak yang harus segera  dicarikan  solusinya  secara  bersama-sama. 

Kampung KB atau Kampung Sejahtera menjadi salah satu solusi menghadapi  persoalan tersebut namun harus bekerjasama lintas sektor tidak  sendiri-sendiri" tegas Rohidin.

Kerja keroyokan harus dilakukan dalam mengentaskan kemiskinan dan ketertinggalan, dengan adanya program kampung KB maka semua elemen baik instansi pemerintah dan masyarakat mesti bersama bekerja dalam kampung tersebut, demikian itu disampaikan Rohidin Mersyah ketika menyampaikan sambutannya dalam pembukaan Rakorda Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) 2017, di Bengkulu awal Maret belum lama ini.

Ditempat terpisah, Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Bengkulu Wahidin menyampaikan, kampung KB di Bengkulu telah dibentuk sejak 2016 terdapat sebanyak 10 desa di Provinsi Bengkulu.

Upaya percepat pembangunan kependudukan melalui program Kampung KB maka tahun ini (2017 red) pemerintah segera resmikan Kampung KB sebanyak 128 kecamatan di daerah itu.

"Kita akan luncurkan program Kampung KB secara serentak di sejumlah kecamatan." kata Wahidin.

Pengertian dari kampung KB kata Wahidin adalah, satuan wilayah setingkat RW, dusun atau setara, yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat keterpaduan program KKBPK dan pembangunan sektor terkait yang dilaksanakan secara sistemik dan sistematis.

Dengan tujuan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat  di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga, serta pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. (rs)