4000 Lebih Peserta KB Baru di Bengkulu Guna Kontrasepsi Jangka Panjang

Pelayanan KB  metode MKJP di Bengkulu, (photo AKIE )

Bengkulu, IPKB – Hingga September 2021 jumlah akseptor alias peserta KB baru di Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 21.297 peserta lebih yang tersebar disejumlah daerah kabupaten/kota di daerah itu. Peserta sebanyak itu menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang ( MKJP ) mencapai 4.000 orang lebih.

Dengan jenis intera uterine device ( IUD ) sebanyak 809 akseptor, Medis Operatif Wanita ( MOW ) 222 peserta, Medis Operatif Pria ( MOP ) 29 peserta, dan implant mencapai 3.798 akseptor. MKJP adalah alat kontrasepsi untuk menunda kehamilan serta menghentikan kesuburan dalam jangka panjang.

” Hingga triwulan ke-tiga 2021 capaian MKJP sebanyak 4.858 peserta. Angka tersebut masih tergolong rendah yang hanya sebesar 22,81 persen dari target MKJP yang mencapai 10.725 perkiraan permintaan masyarakat ( PPM ),” kata Koordinator Bidang Advokasi dan Penggerakan Informasi ( ADPIN ) melalui Sub Koordinator Bidang Data dan Informasi ( DATIN ) Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Provinsi Bengkulu Agus Feriansyah Dalimunthe, S.Kom kepada wartawan di kantornya baru ini.

Pemakaian MKJP memiliki banyak keuntungan, baik dilihat dari segi program, maupun dari segi peserta. Disamping mempercepat penurunan angka kelagiran total alias total fertility rate ( TFR ). Kontrasepsi MKJP juga lebih efisien karena dapat dipakai dalam waktu yang lama serta lebih aman dan efektif sehingga mencegah kelahiran yang tidak direncanakan, ujar Agus.

Dikatakannya, dalam meningkatkan kualitas program KB perlu dilakukan edukasi kepada masyarakat secara luas tentang manfaat kontrasepsi jangka panjang.

” Informasi memiliki peran penting dalam membuka wawasan setiap individu sehingga mereka secara sadar dapat mengambil keputusan yang terbaik untuk diri sendiri maupun keluarga terutama terkait dengan perencanaan kehamilan dan keluarga,” tutupnya. ( rs )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *