Kader TPK Ikuti Pengenalan Elsimil

Bengkulu, IPKB – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional ( BKKBN ) Provinsi Bengkulu beri pengenalan aplikasi Elsimil terhadap kader tim pendamping keluarga ( TPK ), elsimil sebagai alat pemantau kesehatan, yang juga memuat edukasi seputar kesiapan nikah dan hamil yang terkait dengan faktor risiko stunting.

Hal itu guna membantu kader dalam pendampingan masyarakat menyasar keluarga berisiko stunting yaitu calon pengantin, ibu hamil, dan pasca melahirkan, kata Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Ir. Rusman Efendi., M.M kepada pewarta di kantornya belum lama ini.

Pengenalan aplikasi tersebut berlangsung selama satu bulan pada akhir tahun lalu ( Desember 2021 ) di sejumlah wilayah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu. Dari 5.601 kader di Bengkulu telah dilatih atau dikenalkan aplikasi elsimil sebanyak 5.074 orang, kata Rusman.

Kepala Pwk BKKBN Bengkulu Ir. Rusman Efendi., MM

Aplikasi tersebut sebagai upaya pemerintah untuk memberikan keterbukaan informasi publik terkhusus tentang kesehatan bagi ibu hamil. Melalui aplikasi itu, calon pengantin harus memeriksakan kesehatan paling sedikit meliputi tinggi badan, berat badan, lingkar lengan atas dan anemia.

” Aplikasi Elsimil juga berfungsi sebagai alat skrining untuk mendeteksi faktor risiko pada calon pengantin dan keluarga yang memiliki anak berisiko tubuh kerdil dan gizi kurang dalam rangka penanganan stunting”.

Rusman harap dengan adanya aplikasi tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat betapa pentingnya untuk memeriksakan kesehatan secara rutin agar dengan dini mengatahui kondisi tubuh dan dapat mengambil tindakan pencegahannya, ujar Rusman.

Dengan aplikasi tersebut remaja catin diharapkan mempersiapkan mekanisme kesehatan sebagai usia produktif yang berencana untuk hamil. Melalui pengetahuan tersebut dapat mencegah risiko kematian ibu dan bayi lahir. Karena penyebab kematian ibu dapat dicegah dengan persiapan kesehatan dan mental yang baik, sehingga kematian ibu dapat dihindari.

” Prakonsepsi itu upaya untuk mempersiapkan mental calon ibu untuk kehamilan yang sehat, dan melahirkan bayi yang sehat, ” pungkas Rusman. ( rs )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *