TMKK Upaya Meningkatkan Sinergitas Dalam Mewujudkan Keluarga Berkualitas

Poto bersama usai pencananangn TMKK di Desa Sungai Ipuh, Mukomuko, Jumat,26/11.

Bengkulu, IPKB – Bupati Mukomuko, Provinsi Bengkulu Sapuan, SE., MM.,Ak,CA., CPA, melalui wakil bupati setempat Wasri, dalam sambutannya pada pembukaan bhakti sosial ( Bhaksos ) TNI Manunggal KB Kesehatan ( TMKK ) 2021 mengatakan, bahwa Bhaksos TMKK yang diprakarsai oleh TNI itu merupakan strategi dan upaya pemerintah dalam meningkatkan sinergitas lintas lembaga dalam mewujudkan keluarga berkualitas.

Terjalinnya sinergitas itu sebagai komitmen TNI ambil bagian dalam pembangunan nasional untuk mengendalikan laju pertumbuhan penduduk melalui program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana ( Bangga Kencana ).

Komitmen tersebut telah berjalan sejak dicanangkannya program KB sejak era orde baru , yang telah berdampak nyata dalam penurunan angka kelahiran di tanah air dari kelahoran totoala 5,6 hingga pada 2,4 anak tiap wanita selama masa subur.

Dalam sambutannya, ia menyebutkan bahwa tujuan dicanangkannya bhaksos pelayanan KB tersebut sebagai implementasi perjanjian kerjasama dalam rangka penguatan dan percepatan sasaran dari program Bangga Kencana, tentunya hal tersebut melalui capaian peserta KB baru dan aktif tahun 2021 serta meningkatkan indeks pembangunan manusia, kata Bupati Mukomuko.

Bhaksos TMKK yang dipusatkan di Desa Pondok Baru, Kecamatan Selagan Raya itu tidak hanya pelayanan KB, akan tetapi dikemas pelayanan kesehatan dasar umum serta digelarnya vaksinasi covid-19.

Kendati Bhaksos TMKK dipusatkan di desa terpencil Desa Pondok Baru, namun tidak menyurutkan antusias pemerintah untuk menggaungkan bhaksos KB kesehatan. Terbukti hadir dalam pencanangan itu Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga ( KS-PK ) Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Nopian Andusti, SE.,MT, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu Ir. Rusman Efendi., MM beserta pejabat koordinator dilingkungan BKKBN Bengkulu.

Komandan Kodim 0428 Mukomuko beserta jajaran, serta sejumlah pejabat di lingkungan Setdakab Mukomuko, dan ikut menyemarakkan lagi hadir forum komunikasi pemerintah daerah Kabupaten Mukomuko.

Masih dikatakannya, berbagai permasalahan kependudukan yang tengah dihadapi bangsa saat ini, dari aspek kuantitas, kualitas mauppun sebaran penduduk u=yang belum merata masih menjadi masalah besar yang perlu dijawab secara bersama. Untuk menjawab tantangan besar tersebut diperlukan penanganan secara konpreshensif melalui strategi pembangunan berwawasan kependudukan dengan menempatkan penduduk sebagai sentral pembangunan.

Deputi KS-PK BKKBN meninjau pelayanan KB MKJP pada bhaksos TMKK di Mukomuko, Jumat 26/11.

Menurut dia, untuk teratasi persoalan kependudukan tersebut dapat dilakukan dengan pelaksanaan program KB yang terintegrasi. KB dilakukan secara bersama-sama dengan menghilangkan rasa ego sektoral serta mengedepankan kerjasama dan selalu koordinasi. Dengan demikian maka akan terwujudlah penduduk yang berkualitas, sejahtera dan mandiri.

Ia menambahkan bahwa untuk mensukseskan program pembangunan kependudukan di Kabupaten Mukomuko dengan memperhatikan beberapa hal bagi sejumlah lembaga pemerintah agar mengajak masyarakat untuk menempatkan keluarga ditempat yang layak, bersih, sehat. Dalam mensukseskan program KB, agar menghilangkan kata -kata yang ” tabu ” di masyarakat agar program dapat diterima dengan baik dan mudah.

Ia harap dengan serius agar segenap lapisan pemerintah dan masyarakat agar mendukung pelaksanaan program pengendalian penduduk dengan cara pendewasaan usai kawin pertama, mengatur jarak kehamilan dan meningkatkan ketahanan keluarga. Sebab hal itu salah satu upaya pemerintah untuk memutus kemiskinan di daerah itu, pintah Wabup Mukomuko Wasri. ( rs )

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!