Puluhan Kader BKL Ikuti Sosialisasi Tujuh Dimensi Lansia Tangguh

Sekretaris Pwk BKKBN Bengkulu Nesianto,S.E., M.M saat membuka Sosialisasi tujuh dimensi lansia tangguh, Selasa, 2/8.

Bengkulu, IPKB – Puluhan kader Bina Keluarga Lansia (BKL) di Provinsi Bengkulu, ikuti sosialisasi tujuh dimensi lansia tangguh. Sosialisasi yang berlangsung awal Agustus 2022 baru ini melibatkan sebanyak 25 orang peserta dari unsur kader BKL di sejumlah daerah kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Tujuh dimensi lansia tangguh adalah seseorang atau kelompok lansia yang sehat secara fisik, sosial, mental, aktif, produktif dan mandiri yang meliputi tujuh dimensi yakni, dimensi spiritual, intelektual, fisik, emosional, sosial kemasyarakatan, profesional vokasional dan lingkungan.

Hal itu untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan kader dan anggota. Serta mempersiapkan keluarga yang memiliki lansia tangguh, aktif, produktif dan mandiri melalui kelompok BKL dengan berbagai pengembangannya, kata Sekretaris Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Nesianto, S.E., M.M.

Nesianto berharap, melalui pertemuan agar kader BKL dapat menumbuhkan semangat lansia untuk menjadi kelompok usia lanjut yang tangguh. Guna mencapai hal itu perlu peran kader dalam menjalankan fungsi pembinaan dan pengayoman.

“Ciptakan lansia mandiri, yang tidak ketergantungan terhadap lingkungan yang mampu mengurus diri sendiri, jumlah kolompok lansia di Bengkulu mencapai 200 ribu jiwa, dan itu menunjukkan semakin membaiknya bidang kesehatan masyarakat”.

Ia berharap lansia juga turut mengambil peran dalam penurunan stunting, sehingga pada tahun 2024, angka stunting diharapkan dapat menurun menjadi 14 persen, ucap Nesianto.

“Berkat dukungan ibu kader BKL yang telah memberi kontribusi besar dalam menggelorakan program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana di Provinsi Bengkulu” katanya.

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader bina keluarga lansia dalam mendampingi maupun merawat lansia,” katanyaNesianto.(rs)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

error: Content is protected !!