Rusman : Hadapi Bonus Demografi Siapkan Remaja Produktif

Remaja PIK-R Ikuti Seleksi Pemilihan Duta GenRe 2020

Bengkulu, IPKB – Dalam konteks menghadapi bonus demografi pemerintah terus berupaya menyiapkan penduduk yang berkualitas. Tidak terlepas kelompok remaja, dimana kelompok tersebut perlu disiapkan sebagai calon penduduk usai produktif sebagai sumber daya manusia (SDM) unggul yang akan menjadi aktor pembangunan.

Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu Ir. Rusman Efendi, MM menyampaikan bahwa untuk meraih SDM unggul harus kompetitif dalam karakter dimana SDM pekerja keras, jujur, kolaboratif, solutif, dan entrepreneurship. Dan selain itu perlu SDM yang kompetitif dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang menguasai the emerging skills yang mampu mengisi the emerging jobs dan inovatif.

Kepala Pwk. BKKBN Prov. Bengkulu Ir. Rusman Efendi, MM

Bonus demografi adalah bonus atau peluang (window of opportunity) yang dinikmati suatu negara sebagai akibat dari besarnya proporsi penduduk produktif (rentang usia 15-64 tahun) dalam evolusi kependudukan yang dialaminya.

Pada 2030-2040, Indonesia diprediksi akan mengalami masa bonus demografi, yakni jumlah penduduk usia produktif (berusia 15-64 tahun) lebih besar dibandingkan penduduk usia tidak produktif (berusia di bawah 15 tahun dan di atas 64 tahun).

Hal itu disampaikan Rusman Efendi dalam sambutannya pada pembukaan pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) tingkat Provinsi Bengkulu 2020 di depan puluhan remaja peserta lomba duta GenRe pada pekan ke-dua Agustus belum lama ini. Seleksi duta tersebut melibatkan sebanyak 48 orang peserta unsur remaja pengurus Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R).

Dikatakan Rusman, pembinaan ketahanan remaja merupakan bagian dari kebijakan pembangunan keluarga dalam upaya menyiapkan remaja sebagai calon orang tua agar mampu membangun keluarga berkualitas sehingga melahirkan generasi yang berkualitas.

Pembinaan Ketahan remaja dilakukan dengan memberikan akses ionformasi, pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga. Outcome dari pembinaan Ketahan remaja adalah terbentuknya Generasi Berencana (GenRe), yaitu remaja yang memiliki perencaan dalam mempersiapkan dan melewati transisi kehidupan remaja dengan mempraktikan hidup sehat dan bersih, melanjutkan pendidikan, memulai berkarir, menjadi anggota masyarakat yang baik serta membangun keluarga yang berkualitas, ujarnya.

Untuk menghadapi tantangan masa depan, tentunya kita harus mempersiapkan segala sesuatunya sejak dini. Jadikanlah Pik-Remaja dan Forum Genre sebagai wadah utama dalam mempersiapkan kehidupan, wadah mencari teman dan menambah ilmu serta wawasan dan pada akhirnya menguatkan peran PIk-R dalam mengajak para remaja untuk ikut serta secara aktiv menjadi anggota, edukasi kesiapan kehidupan berkeluarga bagi remaja dan kesehatan reproduksi remaja.

Melalui Program Duta GenRe dapat menjadi langkah awal dan semangat baru bagi seluruh Duta Genre Provinsi Bengkulu dalam rangka mempromosikan program Bangga Kencana sehingga kedepannya akan terciptanya generasi-generasi yang luar biasa, demikian Rusman. (rs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *