Tekan Potensi Stunting, Korem 041/Gamas Libatkan Babinsa

 

Babinsa di Seluma saat pelayanan KB pada Hari Kontrasepsi Sedunia 2022, Kamis,29/9.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bengkulu, IPKB– Sebagai Bentuk upaya menekan potensi risiko stunting bagi masyarakat di Bumi Rafflesia, Komando Resort Militer (Korem) 041/Garuda Mas (Gamas) libatkan sejumlah personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) di lingkup Makorem Bengkulu. Pelibatan ini dengan kembali turun mengampanyekan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) dalam aksi pencegahan stunting dari sektor hulu.

Dilibatkannya Babinsa itu untuk mengedukasi keluarga dalam kampanye perubahan perilaku masyarakat yang dinilai sebagai faktor penyebab stunting. Selain itu, Babinsa ikut berperan tingkatkan kualitas dan kuantitas KB dengan mensosialisasikan media pengaturan jarak kehamilan yang sehat dan ideal.
“TNI masih tetap dan terus setia dalam mendorong keberhasilan program nasional khususnya Bangga Kencana yang dikenal dengan Keluarga Berencana (KB). Dengan ikut serta menjadikan personel Babinsa sebagai motivator KB di tingkat desa binaan”.

Peran TNI tidak hanya pada momentum bakti sosial (baksos) TNI Mannggal Bangga Kencana Kesehatan dan TNI Manunggal Membangunan Desa (TMMD). TNI di tengah masyarakat sebagai pembina desa tetap mensosialisasikan program KB dan program nasional lainnya. Semua itu berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Demikian disampaikan Komandan Korem (Danrem) 041/Gamas Brigjen TNI Dr.A. Budi Handoyo, M.Tr saat menerima audiensi Deputi KS-PK BKKBN Nopian Andusti,S.E., M.T di Bengkulu belum lama ini.

Dalam kesempatan itu, Danrem mengajak seluruh jajarannya untuk tetap peduli terhadap kegiatan masyarakat di lingkungannya agar dengan mudah menyampaikan program pemerintah yang tidak selalu tertaut secara formal.

“Babinsa”, ujar Danrem , “sebagai garda terdepan untuk lebih dekat bersama masyarakat melalui pendekatan dan dengan komunikasi yang persuasif maka informasi yang diberikan mudah diterima”, ujarnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Makorem 041/Gamas jumlah Babinsa di lima Kodim di Provinsi Bengkulu mencapai 900 orang, Kodim 0407/Kota Bengkulu, Kodim 0408/Bengkulu Selatan, Kodim 0409/Rejang Lebong, Kodim 0423/Bengkulu Utara, Kodim 0425/Seluma dan Kodim 0428/Mukomuko. Mereka melayani dan mengayomi masyarakat di 1.513 desa dan kelurahan. Pelayanan itu juga berupa mensosialisasikan program Bangga Kencana dan pencegahan stunting.

Dari pantauan pewarta, pada Baksos TNI Manunggal Bangga Kencana dan Kesehatan 2022 di beberapa daerah yaitu Kabupaten Mukomuko dan Seluma pada September 2022 belum lama ini. Tampak personel Babinsa di Kecamatan Talo, Kabupaten Seluma turun kampanyekan KB dan sosialisasikan faktor dan dampak dari stunting kepada keluarga/masyarakat di daerah itu. Turunnya personel Babinsa di Kabupaten Seluma dalam beberapa kegiatan sosial masyarakat kembali berlangsung setelah redamnya pandemi Covid di daerah itu.

Sejak awal tahun 2022, Kodim 0425/Seluma giatkan kembali personel untuk ikut gaungkan program penurunan stunting dan program KB. Dari 158 desa di Kabupaten Seluma telah berlangsung kembali kampaye program pemerintah baik tingkat pusat maupun program pemerintah daerah, kata Dandim 0425/Seluma Letkol Inf Syafrinaldi, S.E kepada wartawan di kantornya usai mengikuti teleconference pelayanan KB pada puncak Hari Kontrasepsi Sedunia 2022.

“TNI AD dengan program Manunggal Air Bersih, telah bersama pemerintah daerah membuka akses air bersih bagi masyarakat. Saat ini kita tetapkan tiga titik lokus”. Lokus-lokus tersebut berada di Desa Padang Capo, Lubuk Sandi dan Talo. Yang semuanya melaksanakan program TNI AD Manunggal Air Bersih. Pada keiatan lainnya Babinsa melalui pengetahuan sebagai motivator KB telah bersama warga dan Penyuluh KB bersinergi dalam mensosialisasikan program Bangga Kencana, pungkas Syfrinaldi. (irs)

Penulis : IRS
Editor : RDA & PNI
Tanggal Rilis : Sabtu,1 Oktober 2022

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!